{"id":65337,"date":"2016-08-10T07:00:06","date_gmt":"2016-08-10T05:00:06","guid":{"rendered":"https:\/\/koiquestion.com\/spring-viraemia-atau-virus-carp-peluru-bencana"},"modified":"2016-08-10T07:00:06","modified_gmt":"2016-08-10T05:00:06","slug":"spring-viraemia-atau-virus-carp-peluru-bencana","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/koiquestion.com\/id\/spring-viraemia-atau-virus-carp-peluru-bencana","title":{"rendered":"Spring Viraemia atau virus Carp; Peluru bencana"},"content":{"rendered":"<p>Pada bulan Juni, Tiebo menulis sebuah blog tentang fakta bahwa <abbr class='c2c-text-hover' title='Koi afkomstig van de Yoshiki Koi Farm in Polen'>Yoshikigoi<\/abbr> sekarang diizinkan untuk mengekspor Koi ke Inggris setelah perjalanan yang sangat lama. Alasan butuh waktu lama sebelum izin diberikan berkaitan dengan perlunya pengecualian untuk Spring Viraemia of Carp (<abbr class='c2c-text-hover' title='Spring Viraemia of Carp'>SVC<\/abbr>). Bidang yang sama sekali baru untuk Eropa. Tapi apa itu <abbr class='c2c-text-hover' title='Spring Viraemia of Carp'>SVC<\/abbr> dan mengapa perlu ada kepastian bahwa, selain <abbr class='c2c-text-hover' title='Koi Herpes Virus'>KHV<\/abbr>, peternakan Koi juga bebas dari <abbr class='c2c-text-hover' title='Spring Viraemia of Carp'>SVC<\/abbr>?   <\/p>\n<figure id=\"attachment_37190\" aria-describedby=\"caption-attachment-37190\" style=\"width: 700px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-large wp-image-37190\" src=\"https:\/\/oud.koiquestion.com\/nl\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2016\/08\/Afbeelding4-700x248.jpg\" alt=\"Izin diperlukan; teks ini dapat ditemukan di situs web Pemerintah Inggris\" width=\"700\" height=\"248\" srcset=\"https:\/\/koiquestion.com\/wp-content\/uploads\/2016\/08\/Afbeelding4-700x248.jpg 700w, https:\/\/koiquestion.com\/wp-content\/uploads\/2016\/08\/Afbeelding4-500x177.jpg 500w, https:\/\/koiquestion.com\/wp-content\/uploads\/2016\/08\/Afbeelding4-150x53.jpg 150w, https:\/\/koiquestion.com\/wp-content\/uploads\/2016\/08\/Afbeelding4-450x159.jpg 450w, https:\/\/koiquestion.com\/wp-content\/uploads\/2016\/08\/Afbeelding4-768x272.jpg 768w, https:\/\/koiquestion.com\/wp-content\/uploads\/2016\/08\/Afbeelding4-200x71.jpg 200w, https:\/\/koiquestion.com\/wp-content\/uploads\/2016\/08\/Afbeelding4.jpg 1170w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-37190\" class=\"wp-caption-text\">Izin diperlukan; menurut teks ini di situs web Pemerintah Inggris<\/figcaption><\/figure>\n<p><abbr class='c2c-text-hover' title='Spring Viraemia of Carp'>SVC<\/abbr> disebabkan oleh infeksi virus Spring Viraemia atau Carp (SVCV), yang termasuk dalam keluarga virus Rhabdoviradae. Virus ini pertama kali terdeteksi di Yugoslavia, pada tahun 1971, tetapi telah ditemukan di banyak negara Eropa, termasuk Inggris, Denmark, Jerman, Belanda, dan Spanyol. Virus ini tidak hanya menginfeksi Koi, tetapi sebenarnya semua cyprinid. SVCS terlihat seperti peluru yang sangat kecil, panjangnya sekitar 150 nanometer. Sebagai gambaran, itu sekitar 100 kali lebih kecil dari parasit costia.    <\/p>\n<figure id=\"attachment_37187\" aria-describedby=\"caption-attachment-37187\" style=\"width: 700px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"size-large wp-image-37187\" src=\"https:\/\/oud.koiquestion.com\/nl\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2016\/08\/Afbeelding2-700x208.jpg\" alt=\"Seperti inilah tampilan SVCV, seperti peluru kecil\" width=\"700\" height=\"208\" srcset=\"https:\/\/koiquestion.com\/wp-content\/uploads\/2016\/08\/Afbeelding2-700x208.jpg 700w, https:\/\/koiquestion.com\/wp-content\/uploads\/2016\/08\/Afbeelding2-500x149.jpg 500w, https:\/\/koiquestion.com\/wp-content\/uploads\/2016\/08\/Afbeelding2-150x45.jpg 150w, https:\/\/koiquestion.com\/wp-content\/uploads\/2016\/08\/Afbeelding2-450x134.jpg 450w, https:\/\/koiquestion.com\/wp-content\/uploads\/2016\/08\/Afbeelding2-768x228.jpg 768w, https:\/\/koiquestion.com\/wp-content\/uploads\/2016\/08\/Afbeelding2-200x59.jpg 200w, https:\/\/koiquestion.com\/wp-content\/uploads\/2016\/08\/Afbeelding2.jpg 1096w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-37187\" class=\"wp-caption-text\">Seperti inilah tampilan SVCV, seperti peluru kecil<\/figcaption><\/figure>\n<p>Virus ini sangat menular dan mematikan, terutama untuk ikan muda. Kematian bisa mencapai 70% dan terutama di industri makanan (ikan mas untuk dikonsumsi) ini dapat menyebabkan kerugian ekonomi yang besar. Untuk alasan ini, antara lain, <abbr class='c2c-text-hover' title='Spring Viraemia of Carp'>SVC<\/abbr> telah diwajibkan untuk melapor selama beberapa tahun (dalam waktu 48 jam setelah diagnosis) ke Organisasi Kesehatan Hewan Dunia (OIE, Office International des Epizooties). Di Jepang, peternak Koi juga harus terbukti bebas <abbr class='c2c-text-hover' title='Koi Herpes Virus'>KHV<\/abbr> dan <abbr class='c2c-text-hover' title='Spring Viraemia of Carp'>SVC<\/abbr>, dan ada pemantauan rutin terhadap hal ini.   <\/p>\n<blockquote>\n<h4><span style=\"color: #ff0000\">Kematian akibat <abbr class='c2c-text-hover' title='Spring Viraemia of Carp'>SVC<\/abbr> bisa mencapai 70% di antara ikan muda<\/span><\/h4>\n<\/blockquote>\n<p>Secara umum, ikan muda, hingga 1 tahun, sangat rentan terhadap penyakit ini. Meskipun ikan mas dari segala usia bisa sakit. Secara umum, ikan saling menginfeksi (infeksi &#8216;horizontal&#8217;), meskipun tidak dapat dikesampingkan bahwa penularan virus juga terjadi melalui telur (infeksi &#8216;vertikal&#8217;). Ada juga indikasi bahwa parasit yang lebih besar, seperti kutu ikan mas dan cacing jangkar, dapat menularkan virus.   <\/p>\n<p><abbr class='c2c-text-hover' title='Spring Viraemia of Carp'>SVC<\/abbr> pecah terutama di musim semi (oleh karena itu namanya, musim semi adalah kata bahasa Inggris untuk musim semi), ketika suhu air antara 11 dan 17 derajat Celcius. Wabah penyakit hampir tidak terlihat di bawah 10 derajat, dan kematian menurun ketika suhu naik di atas 22 derajat Celcius. Infeksi sekunder, misalnya oleh parasit atau bakteri, dapat berperan dalam tingkat kematian. Wabah <abbr class='c2c-text-hover' title='Spring Viraemia of Carp'>SVC<\/abbr> di musim semi terutama terlihat di negara-negara dengan musim dingin yang dingin dan ada indikasi bahwa kondisi buruk ikan yang terlalu musim dingin sebagian menjadi penyebab dalam kasus penyakit.   <\/p>\n<figure id=\"attachment_37188\" aria-describedby=\"caption-attachment-37188\" style=\"width: 700px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"size-large wp-image-37188\" src=\"https:\/\/oud.koiquestion.com\/nl\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2016\/08\/Afbeelding3-700x171.jpg\" alt=\"Ikan mas muda yang telah mati karena SVC (foto: Andy Goodwin, Pusat Akuakultur\/Perikanan UAPB\" width=\"700\" height=\"171\" srcset=\"https:\/\/koiquestion.com\/wp-content\/uploads\/2016\/08\/Afbeelding3-700x171.jpg 700w, https:\/\/koiquestion.com\/wp-content\/uploads\/2016\/08\/Afbeelding3-500x122.jpg 500w, https:\/\/koiquestion.com\/wp-content\/uploads\/2016\/08\/Afbeelding3-150x37.jpg 150w, https:\/\/koiquestion.com\/wp-content\/uploads\/2016\/08\/Afbeelding3-450x110.jpg 450w, https:\/\/koiquestion.com\/wp-content\/uploads\/2016\/08\/Afbeelding3-1200x294.jpg 1200w, https:\/\/koiquestion.com\/wp-content\/uploads\/2016\/08\/Afbeelding3-768x188.jpg 768w, https:\/\/koiquestion.com\/wp-content\/uploads\/2016\/08\/Afbeelding3-200x49.jpg 200w, https:\/\/koiquestion.com\/wp-content\/uploads\/2016\/08\/Afbeelding3.jpg 1210w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-37188\" class=\"wp-caption-text\">Ikan mas muda yang telah mati karena <abbr class='c2c-text-hover' title='Spring Viraemia of Carp'>SVC<\/abbr><br \/>(foto: Andy Goodwin, Pusat Akuakultur\/Perikanan UAPB)<\/figcaption><\/figure>\n<p>Ketika penyakit ini merebak, itu terutama terlihat karena peningkatan besar kematian di kalangan ikan mas. Kelemahannya adalah gejalanya seringkali tidak spesifik untuk <abbr class='c2c-text-hover' title='Spring Viraemia of Carp'>SVC<\/abbr>. Artinya, gejalanya juga bisa mengindikasikan kondisi lain. Contoh gejala yang mungkin meliputi: mata melotot, perut distensi, warna gelap tubuh, insang pucat, pendarahan pada kulit dan insang, dan anus yang menonjol. Ikan muda bisa lesu dan menderita masalah keseimbangan. Organ yang terkena terutama insang, hati, ginjal dan limpa. Namun, bisa juga terjadi bahwa ikan mati mendadak tanpa gejala yang pernah diamati.      <\/p>\n<figure id=\"attachment_37186\" aria-describedby=\"caption-attachment-37186\" style=\"width: 677px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\" wp-image-37186\" src=\"https:\/\/oud.koiquestion.com\/nl\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2016\/08\/SVC_02.jpg\" alt=\"Pendarahan, distensi perut dan mata melotot pada ikan mas yang terinfeksi SVCV\" width=\"677\" height=\"1087\" srcset=\"https:\/\/koiquestion.com\/wp-content\/uploads\/2016\/08\/SVC_02.jpg 235w, https:\/\/koiquestion.com\/wp-content\/uploads\/2016\/08\/SVC_02-150x241.jpg 150w, https:\/\/koiquestion.com\/wp-content\/uploads\/2016\/08\/SVC_02-125x200.jpg 125w\" sizes=\"(max-width: 677px) 100vw, 677px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-37186\" class=\"wp-caption-text\">Pendarahan, distensi perut dan mata melotot pada ikan mas yang terinfeksi SVCV<\/figcaption><\/figure>\n<p>Jika ada kecurigaan bahwa ikan terinfeksi SVCV, karena kematian yang cepat dan masif, berbagai tes dimungkinkan untuk menunjukkan apakah memang ada <abbr class='c2c-text-hover' title='Spring Viraemia of Carp'>SVC<\/abbr>. Jika terjadi tes positif untuk SVCV, laporan harus dibuat dan pemusnahan harus dilakukan. Untuk mencegah wabah, penting untuk mengambil langkah-langkah higienis yang tepat, seperti desinfeksi kolam secara teratur, desinfeksi peralatan saat pertukaran antar kolam, desinfeksi telur dan meminimalkan stres.  <\/p>\n<blockquote>\n<h4><span style=\"color: #ff0000\">Vaksin untuk SVCV sedang dikerjakan<\/span><\/h4>\n<\/blockquote>\n<p>Ikan yang selamat dari <abbr class='c2c-text-hover' title='Spring Viraemia of Carp'>SVC<\/abbr> dapat mengembangkan antibodi terhadap virus, sehingga tidak jatuh sakit jika terjadi wabah baru. Fakta bahwa ini mungkin berarti bahwa dimungkinkan untuk memvaksinasi ikan. Banyak pekerjaan sedang dilakukan pada kemungkinan vaksin, tetapi agar itu terjadi, perlu diketahui lebih banyak tentang mekanisme di balik penyakit <abbr class='c2c-text-hover' title='Spring Viraemia of Carp'>SVC<\/abbr>, dengan kata lain, bagaimana virus membuat ikan mas sangat sakit.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Spring Vireamia atau virus Carp, bukan hanya penyakit Koi, itu adalah monster mematikan yang membutuhkan metodologi yang tepat. Janine menjelaskan.<\/p>\n","protected":false},"author":16,"featured_media":65338,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6833],"tags":[],"series":[],"class_list":{"0":"post-65337","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-geen-onderdeel-van-een-categorie"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/koiquestion.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/65337","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/koiquestion.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/koiquestion.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/koiquestion.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/16"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/koiquestion.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=65337"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/koiquestion.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/65337\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/koiquestion.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/65338"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/koiquestion.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=65337"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/koiquestion.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=65337"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/koiquestion.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=65337"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/koiquestion.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/series?post=65337"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}