{"id":64601,"date":"2025-03-04T09:48:25","date_gmt":"2025-03-04T08:48:25","guid":{"rendered":"https:\/\/koiquestion.com\/breaking-garis-keturunan-kamuy-menormalkan-nisai-dari-70-75-cm"},"modified":"2025-04-05T10:02:52","modified_gmt":"2025-04-05T08:02:52","slug":"breaking-garis-keturunan-kamuy-menormalkan-nisai-dari-70-75-cm","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/koiquestion.com\/id\/breaking-garis-keturunan-kamuy-menormalkan-nisai-dari-70-75-cm","title":{"rendered":"Breaking: Garis keturunan Kamuy menormalkan Nisai dari 70-75 cm?!"},"content":{"rendered":"<h2 style=\"text-align: left;\">Keturunan Jumbo Momotaro oleh Daisuke Maeda: Keturunan Kamuy menetapkan standar pertumbuhan baru<\/h2>\n<p>Setiap pencinta koi pasti tahu perasaan takjub ketika seekor koi tumbuh menjadi sangat besar hanya dalam waktu beberapa tahun. Melihat seekor <abbr class='c2c-text-hover' title='in het tweede levensjaar'>nisai<\/abbr> (koi berusia dua tahun) berukuran <strong>55 hingga 60 cm<\/strong> sudah merupakan pencapaian yang spektakuler. Tapi sekarang ada berita yang membuat dunia koi terhenyak: <strong>Daisuke Maeda<\/strong>, dalang di balik <strong><abbr class='c2c-text-hover' title='Een van de grootste kwekers in Japan gesitueerd in het zuiden'>Momotaro Koi Farm<\/abbr><\/strong>, mengumumkan bahwa koi berukuran 70-75 cm pada usia dua tahun tidak lagi menjadi pengecualian.    <\/p>\n<p>Dan ini bukan sekadar rumor atau legenda urban. Ini adalah pengumuman resmi dari salah satu peternak yang paling dihormati di Jepang, yang tahu apa yang dia bicarakan dan yang hasilnya diakui di seluruh dunia.   <\/p>\n<figure id=\"attachment_64354\" aria-describedby=\"caption-attachment-64354\" style=\"width: 499px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-64354\" src=\"https:\/\/koiquestion.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/12539961864_0e68728043.jpg\" alt=\"Daisuke Maeda memandang dengan penuh penghargaan pada Lions Queen - Momotaro SHowa yang mungkin memberinya momen paling membanggakan dalam hidupnya sebagai seorang breeder\" width=\"499\" height=\"333\" srcset=\"https:\/\/koiquestion.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/12539961864_0e68728043.jpg 499w, https:\/\/koiquestion.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/12539961864_0e68728043-150x100.jpg 150w, https:\/\/koiquestion.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/12539961864_0e68728043-450x300.jpg 450w, https:\/\/koiquestion.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/12539961864_0e68728043-200x133.jpg 200w\" sizes=\"(max-width: 499px) 100vw, 499px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-64354\" class=\"wp-caption-text\">Daisuke Maeda (kanan) memandang dengan penuh persetujuan pada <a href=\"https:\/\/koiquestion.com\/momotaros-lion-queen-zichtbaar-in-elk-detail\">Lion Queen<\/a> &#8211; Momotaro <abbr class='c2c-text-hover' title='zwarte Koi met rode en witte patronen'>Showa<\/abbr> yang mungkin memberinya momen paling membanggakan dalam hidupnya sebagai seorang peternak<\/figcaption><\/figure>\n<h4>Peternakan Koi Momotaro: Pelopor pertumbuhan yang ekstrim<\/h4>\n<p><abbr class='c2c-text-hover' title='Een van de grootste kwekers in Japan gesitueerd in het zuiden'>Momotaro Koi Farm<\/abbr> telah lama dikenal dengan hasil pengembangbiakan perintisnya. <strong>Peternakan ini adalah yang pertama kali berhasil membiakkan koi <abbr class='c2c-text-hover' title='verzamelnaam voor Kohaku, Sanke en Showa'>Gosanke<\/abbr> yang berukuran lebih dari satu meter.<\/strong> <strong data-start=\"3\" data-end=\"21\">Garis keturunan Mako<\/strong> merevolusi pengembangan <abbr class='c2c-text-hover' title='zwarte Koi met rode en witte patronen'>Showa<\/abbr> dan merupakan terobosan terbesar dalam pertumbuhan koi sebelum garis keturunan Kamuy. <strong data-start=\"152\" data-end=\"191\">Daisuke Maeda dari <abbr class='c2c-text-hover' title='Een van de grootste kwekers in Japan gesitueerd in het zuiden'>Momotaro Koi Farm<\/abbr><\/strong> memulai eksperimen ambisius pada tahun 2004 untuk meningkatkan <abbr class='c2c-text-hover' title='zwarte Koi met rode en witte patronen'>Showa<\/abbr>, karena strain ini sering tidak dapat mengimbangi panjang tubuh <abbr class='c2c-text-hover' title='witte Koi met rode patronen'>Kohaku<\/abbr> dan <abbr class='c2c-text-hover' title='witte koi met rode en zwarte patronen'>Sanke<\/abbr>. Dengan menyilangkan <strong data-start=\"368\" data-end=\"393\"><abbr class='c2c-text-hover' title='witte Koi met rode patronen'>Kohaku<\/abbr> keturunan Mako<\/strong> &#8211; yang berasal dari garis keturunan Matsunosuke <abbr class='c2c-text-hover' title='oerkarper waar de Koi uit is ontstaan'>Magoi<\/abbr> <abbr class='c2c-text-hover' title='witte koi met rode en zwarte patronen'>Sanke<\/abbr> dan dikenal dengan potensi pertumbuhannya yang luar biasa &#8211; dengan salah satu pejantan <abbr class='c2c-text-hover' title='zwarte Koi met rode en witte patronen'>Showa<\/abbr> terbaik, fondasi untuk <abbr class='c2c-text-hover' title='zwarte Koi met rode en witte patronen'>Showa<\/abbr> dengan bentuk tubuh dan kekuatan <abbr class='c2c-text-hover' title='witte Koi met rode patronen'>Kohaku<\/abbr> dan <abbr class='c2c-text-hover' title='witte koi met rode en zwarte patronen'>Sanke<\/abbr> telah diletakkan, dipadukan dengan <abbr class='c2c-text-hover' title='zwart'>sumi<\/abbr> yang lebih dalam dan dinamis.     <\/p>\n<h4>Tantangan Jumbo<\/h4>\n<p>Proses ini penuh dengan banyak tantangan, seperti <abbr class='c2c-text-hover' title='zwart'>sumi<\/abbr> yang mengecewakan pada generasi pertama, tetapi melalui seleksi yang sabar dan pengujian di kolam lumpur, Maeda akhirnya menyadari potensinya. Pada tahun 2008, induk Mako-<abbr class='c2c-text-hover' title='zwarte Koi met rode en witte patronen'>Showa<\/abbr> pertama yang berhasil dipilih, menghasilkan garis keturunan <abbr class='c2c-text-hover' title='zwarte Koi met rode en witte patronen'>Showa<\/abbr> dengan konformasi yang lebih baik, pertumbuhan yang lebih cepat, dan pola <abbr class='c2c-text-hover' title='zwart'>Sumi<\/abbr> yang lebih kuat. Garis keturunan Mako segera diintegrasikan ke dalam hampir semua garis keturunan utama Jepang dan menjadi <strong data-start=\"1139\" data-end=\"1202\">fondasi untuk pengembangan <abbr class='c2c-text-hover' title='zwarte Koi met rode en witte patronen'>Showa<\/abbr> kontemporer di seluruh dunia<\/strong>. Sekarang Maeda tampaknya telah membuat terobosan lain dengan <strong>garis keturunan Kamuy<\/strong>.     <\/p>\n<blockquote>\n<h3>Bentley, <span style=\"color: #ff0000;\">Giant Kwan<\/span>, Ryujin dan <span style=\"color: #ff0000;\">Aiegeiou<\/span><\/h3>\n<\/blockquote>\n<p data-start=\"0\" data-end=\"164\"><span class=\"relative -mx-px my-[-0.2rem] rounded px-px py-[0.2rem]\"><abbr class='c2c-text-hover' title='Een van de grootste kwekers in Japan gesitueerd in het zuiden'>Momotaro Koi Farm<\/abbr> mencapai tonggak sejarah pada tahun 2006 ketika <abbr class='c2c-text-hover' title='witte Koi met rode patronen'>Kohaku<\/abbr><strong>&#8220;Bentley<\/strong>&#8221; mencapai panjang 97 cm pada usia 9 tahun dan memenangkan pertunjukan ZNA ke-42.<\/span> <span class=\"relative -mx-px my-[-0.2rem] rounded px-px py-[0.2rem]\">Setelah kesuksesan ini, <abbr class='c2c-text-hover' title='witte Koi met rode patronen'>Kohaku<\/abbr> mulai melampaui batas satu meter.<\/span><span class=\"relative -mx-px my-[-0.2rem] rounded px-px py-[0.2rem]\">Pada tahun-tahun berikutnya, beberapa <abbr class='c2c-text-hover' title='verzamelnaam voor Kohaku, Sanke en Showa'>Gosanke<\/abbr> Momotaro tumbuh hingga mencapai panjang hampir 110 cm.<\/span> <span class=\"relative -mx-px my-[-0.2rem] rounded px-px py-[0.2rem]\">Pada Pameran Koi ke-51,<strong>&#8220;Giant Kwan<\/strong>&#8221; <abbr class='c2c-text-hover' title='witte Koi met rode patronen'>Kohaku<\/abbr> dan<strong>&#8220;Ryujin<\/strong>&#8221; Taisho Sanshoku mencapai 107 cm, sedangkan<strong>&#8220;Aigeiou<\/strong>&#8221; <abbr class='c2c-text-hover' title='zwarte Koi met rode en witte patronen'>Showa<\/abbr> Sanshoku berukuran 108 cm.<\/span> <\/p>\n<p data-start=\"325\" data-end=\"406\"><span class=\"relative -mx-px my-[-0.2rem] rounded px-px py-[0.2rem]\">Keberhasilan ini menegaskan komitmen <abbr class='c2c-text-hover' title='Een van de grootste kwekers in Japan gesitueerd in het zuiden'>Momotaro Koi Farm<\/abbr> untuk membiakkan koi jumbo dengan fisik dan kualitas yang luar biasa.<\/span><\/p>\n<h4>Satu dekade pengujian, kegagalan, dan kesuksesan<\/h4>\n<p>Fakta bahwa koi tumbuh besar bukan hanya masalah kualitas air dan nutrisi. <strong>Hal ini harus ada secara genetis pada ikan, jika tidak, maka ikan tidak akan tumbuh besar.<\/strong> Dan inilah inti dari karya perintis <strong>Maeda<\/strong> dengan <strong>garis keturunan Kamuy<\/strong> <strong>.<\/strong>   <\/p>\n<p><iframe style=\"border: none; overflow: hidden;\" src=\"https:\/\/www.facebook.com\/plugins\/video.php?height=314&amp;href=https%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2F100002870755041%2Fvideos%2F1323342482041158%2F&amp;show_text=false&amp;width=560&amp;t=0\" width=\"560\" height=\"314\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" allowfullscreen=\"allowfullscreen\"><\/iframe><\/p>\n<p>Perjalanan menuju <strong>garis keturunan Jumbo Momotaro<\/strong> yang revolusioner ini <strong>memakan waktu hampir satu dekade<\/strong> dan ditandai dengan eksperimen, kegagalan yang berulang-ulang, dan kesabaran yang luar biasa. Genetika bukanlah ilmu pasti, tetapi sebuah keahlian yang membutuhkan <strong>seleksi, perkawinan silang, dan penantian panjang<\/strong>.   <\/p>\n<h3>&#8220;Beberapa <abbr class='c2c-text-hover' title='in het tweede levensjaar'>Nisai<\/abbr> dari <span style=\"color: #ff0000;\">garis keturunan Kamuy<\/span> sudah memiliki tinggi 75 cm, dan mereka masih jauh dari kata dewasa!&#8221;<\/h3>\n<p>Formula Maeda untuk sukses? <strong>Persilangan tingkat lanjut antara Jumbo Karashi, Ochiba dan Muji<\/strong>. Hasilnya adalah garis keturunan <abbr class='c2c-text-hover' title='verzamelnaam voor Kohaku, Sanke en Showa'>Gosanke<\/abbr> baru dengan potensi pertumbuhan yang tak tertandingi.    <\/p>\n<h4>Apa artinya hal ini bagi hobi koi?<\/h4>\n<p>Pemeliharaan <strong>koi jumbo<\/strong> selalu menjadi <strong>bahan perdebatan<\/strong>. Seberapa jauh Anda bisa melangkah? Kapan ukuran besar menjadi terlalu <em>besar<\/em>? <strong>Garis keturunan Kamuy<\/strong> menimbulkan pertanyaan yang menarik:     <\/p>\n<ul>\n<li><strong>Dapatkah koi mempertahankan tingkat pertumbuhan ini dengan cara yang sehat?<\/strong><\/li>\n<li><strong>Apa artinya hal ini bagi harapan hidup dan fisik?<\/strong><\/li>\n<li><strong>Apakah ada kerugian dari pertumbuhan yang ekstrem ini?<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p>Fakta bahwa <strong>Maeda<\/strong> sendiri <strong>terus<\/strong> <strong>bereksperimen<\/strong> dengan persilangan dengan garis keturunan <abbr class='c2c-text-hover' title='verzamelnaam voor Kohaku, Sanke en Showa'>Gosanke<\/abbr> dan Ginrin <abbr class='c2c-text-hover' title='oerkarper waar de Koi uit is ontstaan'>Magoi<\/abbr> menunjukkan bahwa ia pun belum mengetahui batas akhir dari generasi baru koi jumbo ini.<\/p>\n<h4>Melihat ke masa depan &#8211; dan sedikit kegembiraan<\/h4>\n<p>Penemuan <strong>garis keturunan Kamuy<\/strong> hampir terasa seperti lompatan ke masa depan.  <strong>Bagaimana jika <abbr class='c2c-text-hover' title='in het tweede levensjaar'>Nisai<\/abbr> sepanjang 80 cm menjadi norma dalam waktu lima tahun mendatang?<\/strong>  Bagaimana jika hobi koi beradaptasi dengan dunia di mana koi mencapai ukuran dalam tiga tahun yang biasanya membutuhkan waktu 10 tahun?<\/p>\n<p>Hal ini <strong>menarik sekaligus mengesankan.<\/strong> Karena meskipun para penggemar koi di seluruh dunia sangat gembira dengan perkembangan baru ini, ada juga kekhawatiran tentang <strong>dampaknya terhadap kesejahteraan ikan<\/strong>.   <\/p>\n<figure id=\"attachment_64342\" aria-describedby=\"caption-attachment-64342\" style=\"width: 553px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-64342 size-full\" src=\"https:\/\/koiquestion.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Scherm%C2%ADafbeelding-2025-03-04-om-09.11.00.png\" alt=\"\" width=\"553\" height=\"1009\"><figcaption id=\"caption-attachment-64342\" class=\"wp-caption-text\">Semua ikan induk di <abbr class='c2c-text-hover' title='Een van de grootste kwekers in Japan gesitueerd in het zuiden'>Momotaro Koi Farm<\/abbr> berukuran 90cm+. Ikan induk lainnya hampir seluruhnya merupakan saudara dari ikan induk utama. Sumber: <a href=\"http:\/\/www.momotaro-koi.org\/english\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Situs web Momotaro<\/a><\/figcaption><\/figure>\n<p>Koi besar telah menjadi simbol status dalam hobi akuarium selama beberapa dekade. Pencarian ikan koi jumbo yang sempurna telah menjadi cawan suci bagi banyak peternak dan penghobi. Keberhasilan Daisuke Maeda dengan keturunan Kamuy membawa kembali kenangan akan pencapaian pertumbuhan ikonik di masa lalu, seperti <abbr class='c2c-text-hover' title='zwarte Koi met rode en witte patronen'>Showa<\/abbr> pertama yang menembus angka 100cm. Namun, ketika kita mengagumi standar pertumbuhan baru ini, pertanyaannya tetap ada: apakah ada batasnya? Dan jika ada, siapa yang akan menjadi orang pertama yang mencapainya? Atau apakah kita sudah mencapainya, tetapi belum menemukannya?       <\/p>\n<h4>Melihat ke depan: Apa arti Kamuy untuk masa depan?<\/h4>\n<p>Dengan diperkenalkannya garis keturunan Kamuy, batas-batas dari apa yang mungkin dilakukan dalam pengembangbiakan koi mulai bergeser. Namun, sementara kita mengagumi lompatan fenomenal dalam pertumbuhan ini, kita tidak dapat mengabaikan fakta bahwa ada juga pertanyaan yang muncul. Bagaimana terobosan genetik ini akan mempengaruhi hobi koi dalam jangka panjang? Apa arti pertumbuhan ekstrim ini bagi kesehatan ikan? Dan bagaimana para peternak dan pembeli akan bereaksi terhadap dunia di mana ukuran 70-75 cm pada usia muda tidak lagi unik?      <\/p>\n<figure id=\"attachment_64346\" aria-describedby=\"caption-attachment-64346\" style=\"width: 614px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-64346 size-full\" src=\"https:\/\/koiquestion.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/12539975974_7ec76822d5_b.jpg\" alt=\"Sebagai perbandingan: Lion Queen - GC pertama atas nama Momotaro - memiliki tinggi 65 cm sebagai Nisai dan 78 cm sebagai Sansai.\" width=\"614\" height=\"1023\" srcset=\"https:\/\/koiquestion.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/12539975974_7ec76822d5_b.jpg 614w, https:\/\/koiquestion.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/12539975974_7ec76822d5_b-500x833.jpg 500w, https:\/\/koiquestion.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/12539975974_7ec76822d5_b-150x250.jpg 150w, https:\/\/koiquestion.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/12539975974_7ec76822d5_b-450x750.jpg 450w, https:\/\/koiquestion.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/12539975974_7ec76822d5_b-120x200.jpg 120w\" sizes=\"(max-width: 614px) 100vw, 614px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-64346\" class=\"wp-caption-text\">Sebagai perbandingan: Lion Queen &#8211; GC pertama dengan nama Momotaro di <abbr class='c2c-text-hover' title='belangrijkste Koi show ter wereld'>All Japan Combined Nishikigoi Show<\/abbr> 2014 &#8211; berukuran 65 cm sebagai <abbr class='c2c-text-hover' title='in het tweede levensjaar'>Nisai<\/abbr> dan 78 cm sebagai <abbr class='c2c-text-hover' title='in het derde levensjaar'>Sansai<\/abbr>. Foto oleh <abbr class='c2c-text-hover' title='Initiator en auteur KoiQuestion; hoofdredacteur Houden van Vissen'>Bram Rohaan<\/abbr> (salah satu pendiri <abbr class='c2c-text-hover' title='Beating Heart of the Nishikigoi Community'>KoiQuestion<\/abbr>)<\/figcaption><\/figure>\n<p>Dalam beberapa minggu ke depan, kami akan melihat secara lebih rinci efek dari perkembangan ini. Kami tidak hanya akan memeriksa aspek biologis dan genetik, tetapi juga harga yang tersembunyi dari pertumbuhan yang cepat, implikasi etis, pergeseran pasar koi dan konsekuensi ekonomi.   <\/p>\n<p>Satu hal yang pasti: Momotaro sekali lagi telah meningkatkan standar, tetapi seberapa tinggi standarnya?<\/p>\n<p>Sumber: <abbr class='c2c-text-hover' title='Beating Heart of the Nishikigoi Community'>KoiQuestion<\/abbr>, Momotaro, <span class=\"\" data-state=\"closed\"><span class=\"ml-1 inline-flex max-w-full items-center justify-center relative top-[-0.094rem]\"><a class=\"flex h-6 overflow-hidden rounded-xl px-2.5 text-[0.5625em] font-medium !bg-[#F4F4F4] !text-token-text-secondary dark:!bg-[#303030]\" href=\"https:\/\/rinkoonline.com\/r749_okayama_momotaro_koi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span class=\"relative bottom-0 left-0 flex h-full w-full items-center\"><span class=\"flex h-4 w-full items-center justify-between overflow-hidden\"><span class=\"max-w-full grow overflow-hidden truncate text-center\">rinkoonline.com,<\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\ud83d\ude80 Garis keturunan Kamuy: Standar baru untuk koi jumbo?!<\/p>\n<p>Keturunan Jumbo Momotaro dari Daisuke Maeda telah mengubah dunia koi! <abbr class='c2c-text-hover' title='in het tweede levensjaar'>Nisai<\/abbr> berukuran 70-75 cm tidak lagi menjadi pengecualian. Sebuah terobosan atau risiko? Baca lebih lanjut!<\/p>\n","protected":false},"author":39,"featured_media":64606,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6894,6893],"tags":[6902,6900,6896,6901,6898,6899,6895,6860,6897],"series":[],"class_list":{"0":"post-64601","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-budidaya","8":"category-di-peternakan-koi","9":"tag-aiegeiou-id","10":"tag-bentley-id","11":"tag-daisuke-maeda-id","12":"tag-giant-kwan-id","13":"tag-jumbo-id","14":"tag-kamuy-id","15":"tag-mako-id","16":"tag-momotaro-id","17":"tag-ryujin-id"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/koiquestion.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/64601","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/koiquestion.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/koiquestion.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/koiquestion.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/39"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/koiquestion.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=64601"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/koiquestion.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/64601\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/koiquestion.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/64606"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/koiquestion.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=64601"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/koiquestion.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=64601"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/koiquestion.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=64601"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/koiquestion.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/series?post=64601"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}